Jelang Pilkada Serentak, Kapolda Jabar: KPU dan Panwaslu Harus Netral

  • Whatsapp
banner 468x60
Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengunjungi Mapolres Karawang

Kabupaten Karawang, SpiritNews-Belajar dari kasus yang menimpa Panwaslu dan Komisioner KPU Kabupaten Garut, Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengingatkan penyelenggara pemilihan umum (Pemilu), khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwalu) di Jawa Barat agar netral dalam menjalankan tugasnya.

Tujuannya, agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 bisa menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Pilkada adalah proses demokrasinya masyarakat. Polisi bertugas mengawal dan mengamankan proses demokrasi tersebut agar berjalan tepat waktu dan sesuai keinginan masyarakat,” kata Agung saat melakukan kunjungan ke Mapolres Karawang sekaligus meresmikan gedung baru Mapolres dan meluncurkan Da’i Kamtibmas di Karawang,  Rabu (7/03/2018).

Dikatakan, polisi akan memproses penyelenggara Pilkada yang diketahui tidak netral.

“Kejadian di Garut, Ketua Panwaslu dan komisioner kami proses hukum. Kami akan periksa aliran dananya sampai mana dan siapa yang menyuruh. Siapapun yang terlibat akan kami proses hukum,” kata Agung.

Pada kesempatan itu ia meyakinkan bahwa TNI dan Polri netral. Bahkan institusinya terus-menerus menjaga kodusifitas masyarakat menjelang digelarnya Pilkada serentak 2018 di Jawa Barat.

“Masyarakat harus yakin. Silakan pilih sesuai dengan pilihan hatinya masing-masing. Tidak ada intimidasi, tidak ada pemaksaan, apalagi provokasi,” katanya.(moy)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60