Warga Purwakarta Arak “Pahlawan Sepakbola” Keliling Kota

  • Whatsapp
https://spiritnews.co.id
Lima penggawa Timnas Indonesia U-16 diarak keliling kota dengan rangkaian kendaraan mencapai 1 kilometer lebih mulai dari gerbang Tol Jatiluhur hingga Kantor Dinas Pendidikan Purwakarta, di Jalan Veteran.

Kabupaten Purwakarta, SpiritNews-Lima penggawa Timnas Indonesia U-16 mendapat sambutan meriah dari warga Purwakarta. Mereka diarak keliling kota dengan rangkaian kendaraan mencapai 1 kilometer lebih. Mulai dari gerbang Tol Jatiluhur, arak-arakan bergerak menuju Kantor Dinas Pendidikan Purwakarta, di Jalan Veteran.

Sejak pagi, warga dan para pelajar sudah menunggu para pemain jebolan ASAD Jaya Perkasa Purwakarta itu. Mereka berbaris rapi di kiri kanan jalan untuk memberikan apresiasi, karena telah menjuarai Piala AFF U-16. Bendera merah putih sengaja mereka bawa dari rumah masing-masing.

Bacaan Lainnya

“Saya bawa anak-anak, sengaja biar mereka termotivasi. Kalau sudah besar nanti jadi gak takut bersaing. Buktinya, anak ASAD juga bisa,” kata Nurul (28), seorang ibu muda di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sindang Kasih, Purwakarta, Rabu (15/8/2018).

Baca Juga: Menaker Berharap Liga Pekerja Melahirkan Atlet Sepak Bola Nasional

Yel yel “Siapa Kita? Indonesia” terdengar riuh di sepanjang rute arak-arakan. Warga dan pelajar terinspirasi dari salah satu komentator sepakbola di televisi nasional yang sering membawakan yel-yel tersebut.

Ketua KONI Purwakarta sekaligus Pembina dan Pendiri ASAD Jaya Perkasa, Dedi Mulyadi menjelaskan ihwal penyambutan itu. Menurutnya, peristiwa bersejarah ini merupakan bentuk rasa syukur warga Purwakarta atas prestasi Timnas U-16.

“Ini bentuk tasyakur ya. Saya pribadi juga demikian. Ini buah dari kurikulum sepakbola yang dianggap kontroversial. Faktanya, kurikulum nyeleneh itu kini berhasil menelurkan pemain berprestasi,” katanya.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut juga berkesempatan menjadi pengemudi mobil yang memboyong Muhammad Faturrahman dan Yadi Mulyadi. Nama pertama merupakan pencetak gol semata wayang Indonesia ke gawang Thailad. Sementara Yadi, sering meraih gelar top skor dalam berbagai turnamen.

Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto juga menyampaikan apresiasi khusus. Keberhasilan para pemain ASAD Jaya Perkasa merupakan prestasi seluruh warga Purwakarta. ASAD sendiri merupakan akademi sepakbola yang secara pembiayaan ditanggung pemerintah setempat.

“Generasi muda Purwakarta akan terinspirasi. Atas nama Pemkab Purwakarta, kami menyampaikan apresiasi,” katanya.

Berita Lain: Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Purwakarta Sejalan dengan PSSI

Sebelum berangkat ke Lisbon, kelima pemain ASAD Jaya Perkasa akan menjalani karantina. Proses ini merupakan bagian dari persiapan dalam rangka menghadapi turnamen Piala AFC U-16. Turnamen tersebut menjadi turnamen puncak di tingkat Asia.

“Mulai besok sudah masuk karantina dan berlatih intensif. Ini persiapan menghadapi Piala AFC U-16 pada Oktober 2018. Kita pasang target juara Insya Allah,” ujar Manajer ASAD, Habib Alwi Hasan Syu’aib.

Diketahui, kelima pemain tersebut adalah Muhammad Fajar Faturahman, Yadi Mulyadi dan Hamsa Medari Lestaluhu. Tak ketinggalan, ada nama Muhammad Talaohu dan Ahludz Dzikri. (rls/SpiritNews)

Pos terkait