Rawan Kriminal, Berhati-hatilah Melintas di Jalan Raya Galuh Mas Khususnya Malam Hari

  • Whatsapp
Dok spiritnews.co.id. Kawasan Galuh Mas

Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id – Berhati-hatilah ketika melintasi Jalan Raya Galuh Mas, apalagi pada malam. Sebab, di Jalan Raya Galuh Mas rawan tindakan kejahatan dan kriminal seperti pencurian dengan kekerasan (curas) kendaraan roda dua yang dilakukan orang tak dikenal kepada pengguna jalan.

Bahkan, belum lama ini, seorang karyawati cafe di Bunderan RSUD Karawang di Kawasan Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi korban pelecehan seksual, Rabu (24/3/21) sekitar pukul 22.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu terjadi ketika korban pulang bekerja, pada Rabu (24/3/21) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat Raditya M. Pratama, melihat korban sedang menangis sambil berjalan.

“Ketika ditanya, teman saya mengaku jika dadanya diremas oleh seorang pengendara tak dikenal,” kata Raditya M. Pratama (22), salah seorang teman korban, Kamis (25/03/2021).

Raditya mengatakan, pelecehan seksual itu terjadi di sekitar Bunderan RSUD Karawang dari arah Ulekan Sukaharja. Pelaku datang dari arah belakang dan langsung meremas dada korban.

Menurut korban, kata Raditya, ciri-ciri pelaku mengendarai sepeda motor bebek dan mengenakan kaos tanpa lengan warna merah dan topi warna merah.

“Badannya agak besar dan memakai kaos tanpa lengan warna merah dan topi merah. Untuk pelaku seorang sendiri,” jelas Raditya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku trauma. Ia mengingatkan para perempuan yang pulang kerja atau beraktivitas pada malam hari untuk berhati-hati. Dia pun berharap penerangan di wilayah tempat kejadian ditambah. “Kebetulan di lokasi, penerangan kurang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, akan menyelidiki aksi pelecehan seksual itu. Ia berharap korban mau membuat laporan polisi. “Dalam lidik (kasus begal payudara),” kata Oliestha saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.(jun/ops)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait