Kabupaten Aceh Utara, spiritnews.co.id – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, secara resmi melepas belasan ribu relawan untuk membantu proses pemulihan wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Aksi kemanusiaan ini difokuskan Aksi ini difokuskan pada pembersihan material lumpur sisa banjir di sarana pendidikan dan sejumlah fasilitas umum.
Dalam arahannya, Ismail A. Jalil menyebutkan bahwa dari total potensi 18.000 tenaga yang ada, sebanyak 13.000 personel, terdiri dari ASN, PPPK dan PPPK Paruh waktu dikerahkan hari ini ke titik-titik lokasi pasca banjir. Fokus utama tim relawan ini bantuan pembersihan fasilitasi pendidikan dan fasilitas publik lainnya.
“Hari ini kita berangkatkan sekitar 13.000 tenaga untuk membantu saudara-saudara kita di lapangan. Kita ingin memastikan sarana pendidikan kembali bersih dan layak digunakan. Fokus utama adalah membersihkan sisa lumpur agar lingkungan sekolah kembali sehat pasca banjir,” ujar Ismail dalam sambutannya di hadapan para relawan, Selasa (6/1/2026) di lapangan kantor Bupati Aceh Utara.
Ismail menekankan bahwa musibah banjir ini harus dihadapi dengan kerja keras kolektif dan rasa syukur sebagai bentuk kesabaran atas cobaan dari Allah SWT. Ia mengajak seluruh lapisan instansi untuk memikul tanggung jawab bersama dalam masa tanggap darurat ini.
“Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Saya mengajak seluruh bidang untuk bertanggung jawab. Mari kita bekerja keras bersama-sama karena ini adalah tanggung jawab kita semua untuk membantu masyarakat,” katanya.
Selain pengerahan tenaga di lapangan, Bupati juga menyoroti pentingnya peran komunikasi di era digital. Ia meminta para relawan dan aparatur pemerintah untuk aktif menyebarkan informasi positif dan kinerja pemerintah melalui media sosial guna menangkal narasi negatif.
“Kita semua punya HP, punya Facebook. Mari ambil bagian untuk membela pemerintah dengan mengabarkan apa yang sudah kita kerjakan. Jangan biarkan opini seolah-olah pemerintah tidur saat rakyat kesusahan,” jelasnya.
Ia sempat menceritakan situasi darurat di mana air naik dengan cepat hingga ke atap rumah warga, yang memaksa tim evakuasi bekerja ekstra keras melakukan penyelamatan di berbagai desa.
“Banjir datang begitu cepat, bahkan ada warga yang terjebak hingga ke atas rumah. Saya sendiri menerima telepon permintaan tolong langsung dari masyarakat. Alhamdulillah, proses evakuasi terus kita maksimalkan hingga saat ini,” ujarnya.
Kegiatan pelepasan relawan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca banjir di Aceh Utara sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu dekat.(mah/nof/ops/sir)







