1X Mengungkap Pergeseran Paradigma dalam AI Humanoid: NEO Mulai Belajar Secara Mandiri

  • Whatsapp

Palo Alto, California, spiritnews.co.id – 1X dengan bangga umumkan 1X World Model baru, pembaruan AI revolusioner untuk NEO. Pembaruan ini menandai lompatan besar dalam pengembangan robotika humanoid. 1X World Model baru memungkinkan NEO merespons berbagai permintaan menjadi kemampuan AI sesuai permintaan dengan menggunakan model video yang berbasis fisik di dunia nyata.

Langkah ini menjadi tonggak awal menuju masa depan ketika robot dapat belajar sendiri untuk mengerjakan segala hal yang mampu dilakukan manusia. Melalui pembaruan ini, NEO memanfaatkan data video berskala internet yang telah disesuaikan dengan data robot untuk mengerjakan berbagai tugas AI, bahkan saat berhadapan dengan objek dan lingkungan yang belum pernah ditemuinya sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Pendekatan ini menghubungkan kecerdasan digital dengan realitas fisik sehingga memungkinkan NEO membangun kemampuannya di atas pengetahuan manusia yang luas sebagaimana terekam dalam video.

CEO dan Pendiri 1X, Bernt Bornich, mengatakan, setelah mengembangkan World Model kami selama bertahun-tahun dan menyempurnakan desain NEO sedekat mungkin menyerupai manusia, NEO kini mampu belajar dari video berskala internet dan menerapkan pengetahuan tersebut secara langsung ke dalam dunia nyata.

“Dengan kemampuan untuk mengubah setiap perintah menjadi tindakan baru, bahkan tanpa contoh sebelumnya—pembaruan ini menandai titik awal bagi kemampuan NEO untuk belajar secara mandiri dan menguasai hampir segala hal yang dapat diminta kepadanya,” kata Bernt.

Peneliti AI, 1X, Daniel Ho, mengatakan, melalui pembaruan ini, para pengguna cukup memberikan perintah sederhana baik melalui suara maupun teks, dan NEO akan menggunakan apa yang dilihatnya untuk menghasilkan visualisasi tindakan yang akan dilakukan. Selanjutnya, model dinamika invers bawaan menerjemahkan visualisasi tersebut menjadi gerakan presisi agar NEO dapat menyelesaikan permintaan tersebut.

“Dengan 1X World Model, Anda dapat mengubah perintah apa pun menjadi tindakan robot yang sepenuhnya otonom, bahkan dengan tugas dan objek yang belum pernah ditemui NEO sebelumnya,” kata Daniel.

Demonstrasi dalam video terbaru 1X memperlihatkan kemampuan NEO untuk melakukan generalisasi melampaui data pelatihan yang dimilikinya. Untuk perintah sederhana seperti mengemas kotak makan siang, NEO memvisualisasikan dan mengerjakannya dengan lancar, bahkan dengan objek yang belum dikenalnya.

Yang lebih mengesankan, NEO menangani berbagai tugas yang sepenuhnya masih baru, seperti mengoperasikan dudukan toilet, membuka pintu geser, menyetrika baju, menyisir rambut manusia, dan masih banyak lagi tanpa satu pun contoh sebelumnya dalam kumpulan datanya. Hal ini menegaskan terjadinya transfer pengetahuan manusia yang luas melalui World Model.

Siklus Penguatan Menuju Robot yang Mampu Belajar Sendiri

Jika model AI tradisional untuk robot humanoid bergantung pada data yang dikumpulkan oleh operator manusia, 1X World Model justru memungkinkan NEO mengumpulkan datanya sendiri dan menguasai kemampuan baru secara otonom. Pergeseran paradigma ini membuka jalan bagi robot untuk mengajari dirinya sendiri berbagai kemampuan, sekaligus mempercepat terwujudnya humanoid serbaguna yang terus belajar dari pengalaman.

Kapabilitas AI Humanoid Berkembang Bersamaan dengan Model Video

Selama ini, peningkatan kapabilitas AI pada robot humanoid kerap terhambat oleh lambatnya pengumpulan data robotik oleh operator manusia. Namun, 1X World Model tidak hanya meningkatkan kemampuannya melalui data yang dikumpulkan NEO secara mandiri, tetapi juga berkembang seiring kemajuan model video, karena pada dasarnya World Model ini bertumpu pada model video.

Performa Tangguh di Lingkungan yang Dinamis dan Tak Terduga

Berbagai model tradisional secara historis kerap kesulitan menghadapi perubahan pencahayaan, kondisi ruang yang berantakan, atau situasi kacau yang lazim ditemui di lingkungan rumah tangga.

1X World Model menjalankan pemahaman layaknya manusia untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem, sekaligus tetap menjaga kestabilan kinerja di tengah cepatnya perubahan lingkungan. NEO kini mampu menghasilkan dan menjalankan tindakan di berbagai skenario, terobosan pertama dalam bidang humanoid.(rls/red/ops/sir)

Editor: L. Samosir, SE

Pos terkait