DPRK Sidak Gudang Bantuan Bencana di BPBD dan Dinsos Bireuen

  • Whatsapp

Kabupaten Bireun, spiritnews.co.id – Sejumlah anggota DPRK Bireuen melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Senin (12/1/2026).

Hasil sidak yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma SH, ditemukan sisa bantuan bencana masih banyak menumpuk di dua Gudang, berupa kebutuhan dasar, seperti kasur, makanan ringan, mie instan, air mineral, dan beras hingga alat kerja seperti cangkul, sekrup, sapu, dan kereta sorong yang sangat dibutuhkan oleh korban banjir dan tanah longsor untuk membersihkan rumahnya yang masih dipenuhi lumpur, tanah dan pasir. Kondisi gudang tampak penuh, hampir tidak menyisakan ruang kosong. Gudang satu lagi dipenuhi beras.

Bacaan Lainnya

“Kita menemukan masih banyak sisa bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di dua gudang BPBD, Sedangkan di gudang Dinas Sosial yang berdampingan dengan gudang BPBD hanya tersisa beberapa kursi roda, tenda tanggap darurat untuk kebutuhan rumah kebakaran, dan beberapa jenis barang lainnya untuk kebutuhan rutin yang disalurkan mendadak, sedangkan bantuan untuk korban bencana sudah disalurkan semuanya,” kata Surya kepada wartawan.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, pihaknya melakukan sidak ke gudang BPBD dan Dinsos, untuk menindaklanjuti pemberitaan media yang menyebut masih menumpuknya bantuan sembako untuk korban bencana.

“Sedangkan saat sidak di gudang BPBD, tidak ada Kepala pelaksana (Kalak) BPBD ditempat, saat kami telepon, Kalak BPBD Doli Mardian meminta bertemu di kantor DPRK saja,” sebut Surya.

Saat pertemuan, anggota dewan meminta kepada Kalak BPBD Doli Mardian segera menyalurkan bantuan kepada korban bencana secepat mungkin.

“Kita minta Kalak BPBD untuk segera menyalurkan sisa-sisa bantuan untuk korban bencana secara merata dan sesuai dengan data yang ada, melalui camat di masing-masing kecamatan yang berdampak bencana, dan kita meminta camat untuk proaktif agar tidak ada korban bencana yang tidak mendapatkan bantuan pemerintah,” katanya.(mah/ops/sir)

Editor: L. Samosir, SE

Pos terkait