Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id – Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 12 kecamatan yang terendam banjir.
“Per hari ini pukul 08.00 WIB, jumlah kecamatan yang terdampak banjir tercatat sebanyak 26 desa dari 12 kecamatan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Karawang, Ferry Muharam, kepada wartawan di Karawang, Senin (19/1/2026).
Dia bilang banjir terjadi karena beragam faktor, di antaranya karena tingginya curah hujan, luapan air sungai Citarum dan Cibeet hingga luapan banjir rob. Ia merinci, jumlah korban dan kerusakan yang terdampak yakni sebanyak 13.304 orang dewasa, balita 374 orang dan bayi 86 orang.
“Total ada 4.304 keluarga dengan 2.413 mengungsi dan 3.163 rumah terendam banjir,” katanya.
Salah seorang warga Desa Tegal Luhur, Kecamatan Telukjambe Timur, Sudarja, mengungkap banjir di wilayahnya saat ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau banjir sih sering, tapi enggak sebesar ini. Ini baru dua kali kejadian parah,” kata Sudarja.
Dia menilai buruknya penataan saluran air menjadi faktor utama penyebab banjir.
“Pembuangan airnya enggak tertata rapi, dan tapi airnya tinggi semua, apalagi air dari sawah. Salurannya enggak bisa menampung,” ungkapnya.(ops/sir)







