Barcelona, Spanyol, spiritnews.co.id – Mavenir, perusahaan perangkat lunak yang membangun jaringan seluler dengan mengintegrasikan AI sejak tahap perancangan, bersama Turkcell (NYSE: TKC) (BIST: TCELL), perusahaan telekomunikasi dan teknologi terkemuka di Turki, bersepahkat (MoU) untuk mempercepat penerapan aplikasi AI pada layanan suara dan pengiriman pesan milik operator jaringan seluler tersebut.
Kemitraan ini akan berfokus pada dukungan arah strategis Turkcell untuk menghadirkan layanan berbasis AI yang mempermudah kehidupan sehari-hari pelanggan serta meningkatkan kualitas pengalaman mereka secara keseluruhan.
Arsitektur IMS berbasis cloud milik Mavenir akan mendukung pengembangan dan peluncuran layanan baru yang canggih. Layanan tersebut akan memberikan nilai baru bagi kemampuan layanan suara dan pengiriman pesan yang selama ini ada. Dengan menyematkan AI secara langsung ke dalam inti jaringan seluler, Mavenir memungkinkan Turkcell mempercepat inovasi berkelanjutan.
Menghadirkan pengalaman pelanggan yang canggih, memastikan kualitas berstandar operator, serta mendorong evolusi Turkcell menuju komunikasi yang berbasis AI. Melalui kolaborasi ini, Turkcell dan Mavenir akan menghadirkan layanan bernilai tambah inovatif berbasis AI dan dirancang untuk mendukung fleksibilitas paket layanan, tingkatan harga, serta pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Chief Technology Officer Turkcell, Prof. Dr. Vehbi Ça?r? Güngör, mengatakan, di Turkcell, pihaknya terus mengeksplorasi bagaimana inovasi jaringan dapat menghasilkan pengalaman pelanggan berkualitas tinggi serta efisiensi operasional.
“Kemitraan dengan Mavenir ini, dengan mengadopsi pendekatan mereka yang mengintegrasikan AI sejak tahap perancangan serta keahlian berbasis cloud mereka, akan mempercepat penyediaan teknologi mutakhir oleh kami,” kata Vehbi.
SVP & General Manager, Cloud, AI & IMS Business Strategy Mavenir, Brandon Larson, mengatakan, AI memiliki kekuatan nyata ketika digunakan dengan fokus yang jelas untuk mengatasi masalah dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan.
“Turkcell memiliki sejumlah tujuan spesifik yang ingin dicapai, termasuk kemampuan untuk menghadirkan layanan baru yang inovatif. AI mendefinisikan ulang aspek ekonomi dari kemampuan layanan suara dan pengiriman pesan tradisional, dan kemitraan ini akan mewujudkannya,” kata Larso.
Kemitraan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas di industri menuju kemampuan jaringan yang berbasis AI, di mana kecerdasan diintegrasikan langsung ke dalam layanan inti, bukan dihadirkan melalui aplikasi over-the-top.
Bagi operator, hal ini membuka peluang untuk layanan suara dan pengiriman pesan premium berbasis AI, pemberdayaan layanan pelanggan berbasis AI, langganan AI konsumen bertingkat.
AI berperan penting dalam evolusi dari Telco menjadi TechCo, dengan memanfaatkan aset yang sudah ada seperti IMS dan jaringan inti berbasis cloud untuk menciptakan layanan AI yang berbeda dan menghasilkan pendapatan.(rls/red/ops/sir)







