Walikota Jawab Keluhan Warga Perumahan Pondok Cipta Mengenai Sampah

  • Whatsapp
spiritnews.co.id
Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Tata Ruang Junaedi, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kustantinah mengunjungi RW 12 Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat

Kota Bekasi, spiritnews.co.id – Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Tata Ruang Junaedi, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kustantinah mengunjungi RW 12 Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, tepatnya di Sekretariat Blok H Pondok Cipta, Kamis (4/4/2019).
Warga setempat, menyampaikan, sampah yang ditempatkan itu memang dari awal sebelum perumahan dibangun. Akan tetapi, kesininya ditakutkan menjadi dampak penyakit.

Baca Juga : Optimalisasi TPST Bantargebang, Pemprov DKI Pinjamkan Truk Sampah untuk Pemkot Bekasi

Bacaan Lainnya

“Setiap hari sampah bisa mencapai 2 ton dan diangkut setiap 2 hari sekali. Artinya, ada 4 ton sampah selama dua hari. Karena diangkut setiap 2 hari diangkat selalu menumpuk,” kata warga.
Menanggapi pernyataan warga itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi kemudian mendatangkan pihak ketiga untuk bekerjasama dalam menangani sampah yang berada di RW 12 Kelurahan Bintara Jaya tersebut.
Dalam sehari sampah yang berada di 4 RW mencapai 10, maka dari itu walikota Bekasi membawa pihak ketiga bukan lagi untuk mengelola sampah tapi untuk memusnahkan sampah sehingga nantinya pembuangan sampah ke TPA Bantargebang menurun.

Berita Terkait : Pengembang Perumahan di Purwakarta Wajib Memiliki Pengelolaan Sampah

“Kepentingan dan keuntungan pemerintah adalah sampah itu dapat dimusnahkan bukan lagi dikelola, kemudian Forum RW harus selalu berkomunikasi dengan LH dan pihak ketiga untuk menangani sampah yang ada di RW ini lalu rangka acuannya diharpakan 2 sampai 3 hari selesai,” kata Rahmat.
Rahmat Effendi mengintruksikan tanah tersebut untuk di desain dan di ambil sketsanya untuk pembuatan taman hijau, sehingga warga juga bisa menggunakan fasilitas yang ada di lingkungan sekitarnya.
“Dan nantinya juga akan segan jika sudah terbangun taman yang bagus, kalau memang masih saja membuang di tempat itu padahal sudah rapi memang ada juga susah diubah,” jelasnya.(sir)

Pos terkait