Redmond, Washington, spiritnews.co.id – Kymeta Corporation, produsen terminal satelit panel datar terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan Kestrel™ u5 terbaru—terminal SATCOM multiorbit terkecil dan tercanggih yang dirancang untuk sektor sistem nirawak dan keamanan nasional, serta operasi mobilitas industri berkecepatan tinggi, yang sering menghadapi tantangan konektivitas andal akibat paparan cuaca, getaran, dan pergerakan terus-menerus.
Kestrel u5 menghadirkan cara baru dan andal bagi personel militer modern dan tim pemerintah untuk tetap terhubung serta beradaptasi dengan berbagai profil misi, dengan menawarkan konektivitas tanpa hambatan (peralihan antara pancaran sinyal dalam waktu kurang dari 1 milidetik) di berbagai jaringan, konstelasi, serta orbit LEO, GEO, HEO, dan Elips. Terminal tangguh yang dirancang untuk mengimbangi pesatnya perkembangan lanskap teknologi ini menawarkan kapabilitas siap masa depan, termasuk fungsi full-duplex dan dukungan untuk peningkatan jarak jauh.
Kestrel u5, yang dikembangkan secara khusus untuk operasi darat dan laut, menyediakan solusi komprehensif bagi sistem nirawak serta platform lainnya. Desain terminal yang ringan, berprofil rendah, dan tangguh ini dirancang untuk memenuhi tuntutan tinggi dalam peperangan modern, karena faktor seperti pergerakan terus-menerus, gangguan frekuensi radio (RF), dan kerusakan akibat guncangan terus mengancam integritas sistem konektivitas.
Terminal yang fleksibel dan mudah dipasang ini menggunakan arsitektur tanpa komponen bergerak sehingga mudah dipasang di bagian atas kapal laut nirawak dan kendaraan generasi berikutnya. Desain yang mengutamakan ketahanan ini dilengkapi dengan kemampuan penyerapan guncangan serta teknologi radome yang patennya sedang diproses untuk memastikan kecepatan pelepasan air yang optimal, serta kemampuan bertahan dan pulih setelah terendam dalam air. Hal ini memungkinkan performa tinggi yang konsisten serta konektivitas yang andal di lingkungan operasi yang paling berat.
Dengan fitur penting Low Probability of Detection/Interception (LPD/LPI), Kestrel u5 menawarkan jejak termal rendah terbaik di kelasnya, yang didukung oleh konsumsi daya terminal yang rendah (kurang dari 100 W yang biasanya) serta sistem pendinginan pasif. Untuk meningkatkan keunggulan daya tahannya, terminal ini memanfaatkan permukaan antena unik yang berbasis metamaterial milik Kymeta yang menghasilkan pancaran sinyal sempit sehingga mengurangi risiko gangguan atau interferensi frekuensi radio (RF).
“Evolusi peperangan modern semakin menegaskan kebutuhan mendesak akan solusi konektivitas yang tangguh dan siap menghadapi konflik. Skenario konflik kini semakin berbasis data dan saling terhubung dibandingkan sebelumnya. Akibatnya, bagi tentara tempur modern, kehilangan akses terhadap komunikasi real-time dan data yang akurat dapat menjadi penentu keberhasilan atau kegagalan dalam operasi yang penting,” kata Tom Goebelbecker, SVP Program Keamanan Nasional Kymeta.
“Dengan Kestrel u5, kami menghadirkan ke pasar solusi konektivitas yang memenuhi kebutuhan utama di medan pertempuran yang berkembang pesat. Dengan pendekatan multijaringan untuk konektivitas LEO dan GEO, terminal ini secara proaktif mengatasi potensi periode nonaktif (downtime) dengan melakukan peralihan yang lancar antara jaringan, serta memungkinkan komandan memiliki rencana PACE (Utama, Alternatif, Cadangan, dan Darurat) yang redundan. Kemampuan multiorbit yang inovatif ini terlindungi oleh lapisan luar terminal yang tangguh. Selain itu, konektivitas canggih dan faktor bentuk tangguh ini dihadirkan dalam paket dengan SWaP-C yang tak tertandingi. Semua faktor ini digabungkan sehingga menghasilkan kemampuan SATCOM yang benar-benar baru, yang siap mengubah cara tim terdistribusi terhubung, menjalankan komando, dan bertahan,” tambahnya.
Untuk aplikasi komersial, seperti kereta api dan industri berat lainnya seperti konstruksi, pertambangan, serta peralatan pertanian, Kestrel u5 mudah dipasang di bagian atas gerbong kereta dan kendaraan lainnya. Terminal ini menyediakan konektivitas full-duplex di jaringan LEO dengan latensi rendah, kecepatan broadband, dan perjanjian tingkat layanan (SLA) yang fleksibel, dalam terminal bersertifikasi perkeretapian dengan rating IP tinggi (IP69K dan IP68) untuk memastikan ketahanan dan keandalan. Terminal ini mendukung kemampuan beralih antara LEO dan GEO, yang tersedia sebagai kemampuan tambahan opsional bagi pelanggan enterprise.
Dengan Kestrel u5, penumpang kereta kini dapat mengandalkan Wi-Fi yang aman tanpa gangguan, sedangkan operator dapat memperoleh komunikasi operasional yang andal, backhaul CCTV, serta sistem keselamatan seperti Positive Train Control, kapan pun, di mana pun.
Terminal ini telah dibuka pemesanannya, dengan unit produksi diperkirakan mulai tersedia dalam bulan depan. Ketersediaan yang lebih luas diperkirakan akan hadir setelah periode peluncuran awal ini karena Kymeta terus meningkatkan skala produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan yang meningkat.(rls/red/ops/sir)







