Pemerintah Kembangkan Pertanian Berbasis AI, Bupati Samosir : Kami Siap Mendukung Program TSTH2

  • Whatsapp

Kabupaten Humbang Hasundutan, spiritnews.co.id – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah mulai menerapkan pengembangan pertanian berbasis AI melalui program TSTH2 (Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura).

Pertanian Berbasis AI ini akan diterapkan di Sumatera Utara yaitu di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba, dan kabupaten lainnya yang bersinggungan langsung dengan Danau Toba.

Bacaan Lainnya

Terbukti, sejumlah bupati di Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Oppung Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri Kehutanan, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan menghadiri rapat pembahasan pengembangan pertanian Berbasi AI, yang langsung dibuka oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, di Auditorium TSTH2, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Menurut Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, pengembangan pertanian berbasis AI ini dilakukan dengan sistem riset dan teknologi, TSTH2 menjadi pusat inovasi pertanian modern yang kedepannya dapat melahirkan bibit-bibit unggul untuk meningkatkan kualitas pertanian dan holtikultura di dalam negeri.

“Penerapan teknologi dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Luhut.

“Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam sektor pertanian merupakan langkah yang sangat tepat. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu petani dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Samosir Vandiko T Gultom juga hadir mengikuti rapat pembahasan tersebut. Menurutnya, Kabupaten Samosir sebagai bagian dari kawasan Danau Toba memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dalam penerapan pertanian berbasis AI di kawasan Danau Toba. Harapannya, program ini dapat meningkatkan daya saing produk pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Vandiko.(rls/red/ops/sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait