Bonn, Jerman, spiritnews.co.id – Mavenir, perusahaan perangkat lunak yang membangun jaringan seluler berbasis cloud dan mengintegrasikan AI sejak tahap perancangan, hari ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menjadi penyedia perangkat lunak infrastruktur telekomunikasi tier-1 pertama yang menerima sertifikasi BSI NESAS untuk fungsi jaringan 5G Packet Core.
Sertifikat tersebut mengonfirmasi bahwa Network Repository Function (NRF) Mavenir telah memenuhi persyaratan standar keamanan untuk digunakan sebagai komponen penting dalam jaringan telekomunikasi publik di Jerman.
Kepala Sertifikasi, Kantor Federal untuk Keamanan Informasi (BSI), Fabian Hodouschek, mengatakan, dengan menerbitkan sertifikat keamanan siber BSI NESAS pertama kepada produsen Mavenir, kami memberikan kontribusi penting dalam mengamankan jaringan telekomunikasi seluler Jerman. Ini merupakan sertifikat pertama untuk komponen jaringan inti 5G yang sangat penting dan digunakan oleh operator jaringan seluler publik 5G di Jerman.
“Sertifikat ini mengonfirmasi bahwa Network Repository Function Mavenir, termasuk proses pengembangan dan siklus hidupnya, telah memenuhi standar kerangka kerja keamanan NESAS yang diakui di tingkat internasional. Kami mengucapkan selamat kepada Mavenir atas keberhasilan ini dan menyambut baik komitmen para produsen dalam memastikan komponen jaringan inti mereka yang penting ini tersertifikasi sesuai skema BSI NESAS,” kata Fabian.
Pencapaian awal ini memperkuat posisi Mavenir sebagai salah satu yang terdepan dalam kesiapan memenuhi persyaratan regulasi, menyusul pemberlakuan persyaratan wajib sertifikasi BSI NESAS di Jerman pada 1 Januari 2026 berdasarkan Undang-Undang Telekomunikasi Jerman (TKG) dan Undang-Undang BSI (BSIG).
Mavenir tengah melanjutkan proses sertifikasi untuk seluruh portofolio Packet Core dan IMS miliknya, yang ditargetkan rampung pada kuartal III 2026. Sertifikasi ini akan memungkinkan operator untuk menerapkan arsitektur jaringan yang sesuai ketentuan, aman, dan berbasis cloud pada skala besar.
Senior Vice President, Operations, Mavenir, Omar Shahdad, mengatakan, sertifikasi ini menegaskan komitmen Mavenir untuk menyediakan bukan hanya perangkat lunak 5G terdepan di industri, tetapi juga perangkat lunak yang memenuhi standar keamanan siber nasional yang paling ketat.
“Di tengah standar keamanan jaringan yang terus diperketat oleh regulator di seluruh Eropa, Mavenir sudah siap,” kata Omar.
Sertifikat tersebut diberikan oleh lembaga sertifikasi Kantor Federal untuk Keamanan Informasi (BSI) Jerman melalui skema sertifikasi BSI NESAS, yakni sertifikasi keamanan siber yang berlandaskan kerangka kerja jaminan keamanan GSMA NESAS yang diakui di tingkat internasional. BSI NESAS memadukan penilaian ketat terhadap proses pengembangan produk dan siklus hidupnya melalui pengujian keamanan langsung terhadap produk sebenarnya sehingga menetapkan standar tinggi bagi infrastruktur jaringan yang penting.(rls/red/ops/sir)







