Begini Penampakan Taman Ade Irma yang Ramah Anak hingga Lansia

  • Whatsapp

Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id – Untuk menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang asri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat mempercepat revitalisasi Taman Ade Irma yang selama ini dikenal masyarakat “Taman Bencong”.

Ruang terbuka hijau seluas sekitar 7.700 meter persegi tersebut, kini disulap menjadi taman kota yang lebih modern, ramah keluarga, dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Bupati Karawang Aep Syaepuloh

Bupati Karawang Aep Syaepuloh, mengatakan, penataan taman terus berjalan. Dari lima segmen yang direncanakan, satu segmen telah rampung, sementara empat segmen lainnya dikebut agar dapat selesai pada akhir 2026.

“Alhamdulillah, satu segmen penataan taman telah rampung dan empat segmen lainnya akan dikebut agar selesai pada tahun ini. InsyaAllah sebentar lagi Taman Ade Irma hadir dengan wajah baru yang lebih nyaman dan indah,” kata dia pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Setelah revitalisasi selesai, kata Bupati, taman tersebut akan menjadi ruang publik yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia.

“Taman Ade Irma ini akan menjadi tempat favorit untuk bersantai, berolahraga, bermain bersama keluarga, atau sekadar menikmati suasana sore di tengah kota. Tong hilap, kalau nanti sudah selesai, mari kita jaga bersama fasilitas publik ini. Karena taman yang bersih, indah, dan nyaman adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang, Agus Mutaqqim, mengatakan, kebutuhan biaya revitalisasi seluruh segmen berikut pembangunan pedestrian mencapai sekitar Rp 4,5 miliar. Menurutnya, Pemkab Karawang menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada akhir 2026. Namun apabila terdapat kendala, proyek ditargetkan paling lambat rampung pada awal 2027.

Dikatakan, Taman Ade Irma nantinya akan menjadi ruang terbuka hijau yang representatif dan ekonomis karena akan dilengkapi dengan produk UMKM dengan penataan yang rapi. Sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Revitalisasi taman dibagi ke dalam lima segmen, yakni area gym, plaza, playground, kawasan lansia, serta area parkir yang dilengkapi sentra UMKM. Segmen A telah selesai dibangun, sementara Segmen B ditargetkan rampung tahun ini. Adapun pembangunan segmen lainnya dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) akibat adanya efisiensi anggaran,” katanya.

Diakuinya, sejumlah perusahaan telah berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan. Seperti Agung Podomoro Land (APL) akan membangun kawasan lansia, sedangkan PT Pindo Deli akan membantu pembangunan area playground.

“Alhamdulillah sudah ada bantuan CSR. APL akan mengerjakan segmen lansia dan Pindo Deli untuk playground. InsyaAllah tahun ini mulai berproses,” ungkapnya.(ops/sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait