Ustadz Azhar Kiran Bersama Yayasan Amalqu Tuntaskan Penyaluran Apresiasi untuk 20 Guru Ngaji

  • Whatsapp

Kabupaten Pidie Jaya, spiritnews.co.id – Komitmen kemanusiaan untuk memuliakan para pejuang Al-Qur’an pascabencana di Provinsi Aceh terus bergerak nyata. Tokoh pendidik dan penggerak sosial keagamaan Aceh, Ustadz Azhar Kiran, M.Pd., selaku penanggung jawab lapangan, telah sukses merampungkan penyaluran program bantuan “Apresiasi Guru Qur’an” yang diinisiasi oleh lembaga filantropi Islam nasional, Yayasan AmalQu Indonesia Peduli.

Aksi taktis ini merupakan bagian dari ekosistem Gerakan Sebar Cahaya Qur’an yang menyasar wilayah-wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Gerakan ini bertujuan menghidupkan kembali gairah Kegiatan Belajar Mengajar Al-Qur’an (KBMQ) tradisional maupun formal di tingkat gampong.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan dokumen resmi tanda terima administrasi audit internal, total dana tunai kemanusiaan senilai Rp 4.000.000,- telah diserahkan secara langsung dan akuntabel kepada 20 orang guru ngaji serta pembina keagamaan lintas lembaga pengabdian.

Masing-masing pejuang Al-Qur’an di pelosok Pidie Jaya tersebut menerima stimulus tunai sebesar Rp200.000,- per kepala menggunakan amplop resmi berlogo AmalQu.

Ustadz Azhar Kiran, M.Pd., yang bergerak bersama tim relawan dengan titik awal pergerakan logistik dari Posko Desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, menegaskan bahwa seluruh proses penyerahan jaminan sosial ini telah rampung 100 persen dan dilengkapi dengan dokumen tanda tangan fisik asli dari tiap-tiap penerima manfaat.

“Alhamdulillah, amanah mulia dari para donatur Sahabat AmalQu Bandung telah tersampaikan secara utuh, transparan, dan tepat sasaran kepada para guru kita di lapangan. Bantuan ini merupakan bentuk dorongan moril dan penghormatan setinggi-tingginya atas keikhlasan jemari serta lisan mereka yang terus istikamah menjaga kalam Allah di tengah keterbatasan sarana pascabencana,” kayta Ustadz Azhar Kiran saat dikonfirmasi media.

Apresiasi dari Penerima Manfaat,  Rasa syukur mendalam disampaikan oleh salah satu guru pengajar senior dari Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah, Tgk. Riki Ananda. Beliau menuturkan bahwa perhatian yang diberikan oleh tim relawan di lapangan sangat membangkitkan moral mengajar para guru ngaji.

“Kami selaku perwakilan guru ngaji mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Azhar Kiran dan Yayasan AmalQu Indonesia Peduli atas bantuan tunai dan perhatian luar biasa ini. Pasca banjir kemarin, konsentrasi kami sempat terpecah karena kerusakan sarana. Stimulus ini menjadi berkah dan pemantik semangat baru bagi kami untuk terus mengabdi membimbing para santri tanpa lelah. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur,” ungkap Tgk. Riki Ananda dengan takzim.

Dukungan Resmi Pemerintah Melalui Dinas Pendidikan Dayah, Langkah nyata kemanusiaan ini mendapat apresiasi tinggi dari jajaran birokrasi daerah. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Pidie Jaya secara resmi menyampaikan dukungan dan terima kasih atas sinergisitas yang terbangun harmonis demi pemulihan pendidikan islami di tingkat akar rumput.

“Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Dayah Pidie Jaya menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi Ustadz Azhar Kiran beserta Yayasan AmalQu Bandung. Kolaborasi aktif seperti ini sangat membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan mental dan operasional lembaga pendidikan keagamaan pascabencana banjir. Kami berharap program kemitraan umat ini dapat terus berlanjut guna mendukung penguatan syiar Islam dan mencetak generasi Qurani yang tangguh di Pidie Jaya,” kata pihak kedinasan secara formal.

Adapun sebaran data definitif 20 lembaga keagamaan pembina umat yang secara resmi menerima manfaat tunai program kebaikan ini meliputi:

  1. Kecamatan Meureudu (Kompleks Dayah Sirajul Huda Al-Aziziyah & Sirda): Tgk. Riki Ananda, Tgk. Zulfahmi, Tgk. Nihayati, Tgk Azhar Kiran, Cut Wahriatul Azmi, dan Nurkamari.
  2. Kecamatan Bandar Baru: Tgk. Fadli Agussalim (YPI Darussa’adah Cabang Langgien).
  3. Kecamatan Jangka Buya (Dayah Babul Ilmi & LPI Madinatuddiniyah Nurussalam): Tgk. M. Khalid, Tgk. Zulkifli, Tgk. M. Taslim, dan Abi Muntasir.
  4. Kecamatan Ulim (Balai Pengajian Cot Kaluet): Tgk. Damas Satria, S.
  5. LPI Ulumul Qur’an Pulo, Kecamatan Bandar Dua: Tgk. Zulfahmi, Tgk. Eva Maulizar, Tgk. Ahmad Munandar, Tgk. Mutia Rahmah, Tgk. Bustami, dan R. Mahfud Akbar.
  6. LPI Raudhatul Jannah Kecamatan Ulim: Ust. Nazaruddin, dan Tgk. Muhajirah

Sebagai informasi, Yayasan AmalQu Indonesia Peduli sendiri merupakan program strategis di bawah badan hukum resmi Yayasan Sahabat Berbagi Safwan (SBS) yang berkantor pusat di Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat. Lembaga profesional ini mengemban visi mulia menyebarkan 2 juta mushaf Al-Qur’an ke seluruh penjuru Nusantara.

Sinergi kolaboratif di Pidie Jaya yang digerakkan oleh Ustadz Azhar Kiran—yang juga merupakan sosok Guru Inovasi & Dedikasi Aceh peraih penghargaan tingkat nasional—membuktikan bahwa pengelolaan filantropi Islam pascabencana dapat dikelola secara tertib, sah, dan menyentuh akar rumput demi mencetak generasi Rabbani di Bumi Serambi Mekkah.(ahk/ops/sir)

Editor: L. Samosir, SE

Pos terkait