SPBU Interchange Karawang Barat Dipasang Garis Polisi

  • Whatsapp

Karawang, SpiritNews-Kepolisian Resort (Polres) Karawang akhirnya memasang garis polisi (police line) di SPBU yang terletak di Jalan Interchange Karawang Barat, Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pemasangan garis polisi ini dilakukan karena puluhan sepeda motor mendadak mogok usai mengisi bahan bakar pertamax di SPBU tersebut, Senin (3/4/2017) petang. Mereka tak dapat melanjutkan perjalanan lantaran terpaksa harus menguras tanki sepeda motornya terlebih dahulu.
Salah seorang  penjaga toko yang ada disekitar SPBU tersebut, Topik mengatakan, ada sekitar 24 pengendara sepeda motor yang telah mengisi BBM jenis Pertamax dan mendadak mogok.
“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (3/4/2017). Ada sekitar 24 penggunan sepeda motor mengisi BBM, lalu kendaraannya mogok,” kata Topik kepada SpiritNews, Selasa (4/4/2017).
Akibat kejadian itu, ada konsumen yang melaporkannya ke polisi, hingga akhirnya dilakukan pemasangan garis polisi. “Mungkin ada yang melapor ke polisi,” katanya.
Kendati demikian, kata Topik, managemen SPBU sudah memberikan ganti rugi, berupa penggantian BBM dan service kendaraan yang mogok. “Para pemilik kendaraan tidak ada yang protes yang berlebihan,” ujarnya.
Diakuinya, kendaraan itu mogok akibat Pertamax yang diisi bercampur air.  “Ini akibat faktor musim hujan, air masuk ke dalam penyimpanan BBM,” jelasnya.
“Kemarin hujan sangat lebat, sehingga ada rembesan ke tangki penyimpanan BBM. Akibatnya BBM bercampur air,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan sepeda motor mendadak mogok usai mengisi bahan bakar pertamax di SPBU jalan Interchange Karawang Barat, Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur, Senin (3/4) petang. Mereka tak dapat melanjutkan perjalanan lantaran terpaksa harus menguras tanki sepeda motornya terlebih dahulu.
Salah seorang konsumen SPBU, Wahid, salah satu pengendara sepeda motor, mengaku heran sepeda motornya mendadak sudah susah dihidupkan. Padahal, ia terbiasa memilih bahan bakar Pertamax untuk konsumsi sepeda motornya setiap hari.
“Setelah melakukan pengisian bensin pertamax saat akan dinyalakan tiba-tiba mesin mati dan tidak bisa dinyalakan kembali, sehingga harus dikuras atau dibongkar semua,” ujarnya, kepada wartawan, Senin (3/4).
Terpantau, puluhan pemilik sepeda motor berderet di sekitar area SPBU itu untuk memperbaiki sepeda motornya. Tak hanya pemotor, pemilik kendaraan mobil jenis kijang innova pun turut kecewa karena menderita hal serupa. Sang sopir pun terpaksa menguras isi tanki mobil.(pra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *