Panwaslu Ajak FKUB Awasi Pelaksanaan Pemilu

  • Whatsapp

Kabupaten Karawang, SpiritNews-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Karawang, terus mendorong partisipasi publik untuk ikut mengawasi Pilgub Jawa Barat tahun 2018, Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang.

Salah satunya dengan melakukan rapat koordinasi pengawasan partisipatif bersama Forum Kerukunan Beragama (FKUB) Karawang, Selasa (12/12/2017) di Citra Grand Hotel.

Ketua Panwaslu Karawang, Syarif Hidayat, mengatakan, sistem pengawasan yang efektif dan efisien itu bisa mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemilu. Sehingga, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk ikut mengawasinya.

“Sebelumnya kami mengajak mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan, sekarang kami juga mengajak FKUB untuk ikut berpartisipasi dalam mengawasi proses pilkada Jawa Barat dan Pileg serta pilpres,” ujar Syarif.

Dikatakan, pengawasan partisipatif dari pemuka agama sangat penting, sebab banyak calon baik itu calon gubernur, calon legislatif ataupun calon presiden sering memanfaatkan tempat ibadah untuk dijadikan tempat kampanye. Oleh sebab itu keterlibatan FKUB ini sangat penting dalam mengawasi proses pemilu.

“Pengawasan partisipatif juga akan mendorong masyarakat, untuk mendapatkan jaminan haknya sebagai pemilih yang bebas, dan mendapatkan informasi sesuai dengan pilihan hati nurani,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dapat mewujudkan pemilu yang berlangsung secara demokratis, sehingga hasilnya dapat diterima dan dihormati oleh semua pihak.

“Upaya seperti ini, tentu saja bertujuan memberikan landasan keabsahan atau legimitasi yang kuat bagi semua pihak yang terlibat dalam proses Pemilu. Untuk menjalankan, apabila mendapatkan atau pemilik kedaulatan,” jelasnya.

Pengawasan partisipatif ini, menurutnya juga untuk menghindari terjadinya proses pemilu dari berbagai bentuk kecurangan, manipulasi, permainan serta rekayasa, yang dapat menguntungkan pihak-pihak tertentu dan merugikan rakyat banyak.

“Pengawasan Pemilu merupakan alat penting untuk menyelesaikan konflik secara damai, di antara masing-masing kelompok yang berkompetisi untuk mendapatkan kepercayaan rakyat,” tegasnya.

Tak hanya itu saja, lanjut Syarif pengawasan partisipatif juga merupakan bagian dari partisipasi rakyat dalam pemilu. Namun, partisipasi itu tidak bisa muncul begitu saja.

“Oleh sebab itu, kami akan terus mengajak berbagai kelompok-kelompok masyarakat untuk ikut mengawasi pemilu,” pungkasnya.(moy)

Pos terkait