Tarif Retribusi Jasa Umum Dipastikan Naik 30 Persen

  • Whatsapp
Angota DPRD Karawang, Ata Subagja Dinata
banner 468x60
Angota DPRD Karawang, Ata Subagja Dinata

Kabupaten Karawang, SpiritNews-Sekitar 30 persen tarif retribusi jasa umum dipastikan naik tahun ini. Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang retribusi jasa umum.

“Saat ini kami sedang membahas Raperda retribusi jasa umum yang merupakan inisatif dari eksekutif. Sebab tarif retribusi jasa umum yang sudah ada dianggap sudah tidak relapan lagi dengan kondisi saat ini,” kata Ketua Pansus Raperda Retribusi Jasa Umum, DPRD Karawang, Ata Subagja Dinata, Jumat (02/03/2018).

Dikatakan, tarif retribusi jasa umum saat ini dianggap terlalu murah jika dibandingkan dengan daerah lain. Oleh sebab itu perlu dilakukan perubahan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi.

“Kami meminta jangan hanya tarif saja yang dinaikan, tapi pelayanan pada masyarakat juga harus ditingkatkan ketika tarif dinaikan,” katanya.

Dijelaskan, untuk kenaikan tarif retribusi jasa umum ini rata-rata kenaikannya sekitar 30 persen. Untuk jenis retribusi jasa umum antara lain jasa pelayanan kesehatan, retribusi parkir, retribusi pasar, retribusi Bts atau tower, retribusi pendidikan seperti diklat atau pelatihan tenaga kerja.

“Meskipun selama ini tarif jasa pelayanan gratis bagi masyarakat Karawang, tapi untuk warga luar karawang itu ada retribusinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam perubahan tarif retribusi jasa umum ini juga diminta ada biaya oprasional bagi pegawainya. Sebab selama ini itu tidak ada, akan tetapi tetap tidak memberatkan masayrakat dalam penarikan retribusi jasa umum ini.

“Perubahan lainnya adalah di jasa pelayanan kesehatan untuk rawat inap, yang tadinya tidak ada makan jadi ada makan bagi pasien,” ucapnya.

Dengan kenaikan tarif retribusi jasa umum ini, lanjut Ata, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih besar lagi. Sebab potensi pendapatan di Karawang masih banyak yang belum digali secara maksimal.

Oleh sebab itu ketika Raperda ini sudah disahkan, eksekutif harus bisa mendorong retribusi jasa umum bisa menyumbang PAD yang maksimal.(moy)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60