Tiap Hari Menempuh Jalan Puluhan Kilometer, Pelajar Ini Dapat Hadiah Sepeda dari Wakil Bupati Karawang

  • Whatsapp
banner 468x60
Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari memberikan sepeda kepada Dede Santana

Kabupaten Karawang, SpiritNews-Tak kuasa melihat Dede Santana (14) berangkat sekolah dengan berjalan kaki dan harus menempuh perjalanan selama satu jam, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari akhirnya memberikan hadiah sepeda.

Dede Santana merupakan siswa SMP 2 Telukjambe Barat. Ia datang ke rumah dinas Wakil Bupati Karawang didampingi wali kelas dan Mayasari, pengurus PAC PKB Tegalwaru yang memberi informasi tentang keadaan Dede Santana.

Mayasari (28) mengaku sudah dua bulan lalu bertemu dengan Dede Santana saat melintas di tengah  kawasan hutan, tepatnya di sekitar Pemakaman Graha Sentosa.

“Saya melihatnya sedang jalan. Saya ajak dia dengan maksud untuk mengantarkan ke rumahnya, tapi ternyata rumahnya ada di tengah-tengah kawasan hutan,” kata Mayasari kepada wartawan di rumah dinas wakil bupati Karawang, Senin (12/3/2018).

Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari memberikan sepeda kepada Dede Santana

Diakuinya, saat melihat dari jauh anak tersebut berjalan dengan menenteng sepatunya sambil menyusuri tanah merah yang saat itu kondisinya becek habis hujan.

“Saat itu, saya lupa bertanya nama anak tersebut. Selang beberapa minggu saya berinisiatif untuk menanyakan kepada security yang jaga di gerbang pemakaman,” jelasnya.

Dari security itu, Mayasari mengetahui nama anak tersebut yaitu Dede Santana, warga Kampung Cisadang, RT 001/004, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Setelah itu saya koordinasikan kepada wakil bupati, dan diberikanlah sepeda ini untuk Dede Santana,” ucap Moy (panggilan akrab Mayasari).

Dikatakan, untuk menuju jalan raya yang dilalui angkutan umum, Dede harus melewati jalan setapak, mendaki bukit, menyeberang sungai, hingga melintasi pemakaman mewah Graha Sentosa Memorial Park. Dan harus menghindari truk – truk besar di jalan konsorsium kawasan industri KIIC.

Siswa kelas VIII itu setiap hari berangkat pukul 05.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB.

“Rumah saya letaknya di atas bukit. Harus turun nyeberang sungai, naik lagi bukit terus lewat kuburan. Supaya tidak terlambat, saya biasa berangkat lebih awal,” kata Dede.

Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari, mengaku prihatin di sekitar kawasan industri masih ada pemukiman yang terisolir. Ia pun menginstruksikan dinas/instansi terkait untuk meninjau Kampung Cisadang.

Dari Dede Santana, Jimmy (sapaan akrab Wakil Bupati Karawang), mendengar informasi bahwa Kampung Cisadang belum ada jaringan listrik.

“Untuk listrik misalnya, warga disana harus nyolok ke perusahaan dan bayar,” kata Jimmy saat memberi sepeda kepada Dede.

Menurut Jimmy, sehari-hari warga warga Kampung Cisadang masih menggunakan lampu cempor.

“Ini membuat saya prihatin dan akan perintahkan dinas terkait untuk mendata semua warga,” tegasnya.(moy)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60