Disparbud Karawang Dinilai Lalai dalam Merawat Bangunan Bersejarah

  • Whatsapp
Kondisi gedung bekas Kewedanaan Rengasdengklok semakin rusak, akibat tak diperhatikan oleh pemerintah daerah.
banner 468x60

Kabupaten Karawang, SpiritNews-Pemuda Rengasdengklok (Pemred) menilai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang, Jawa Barat, telah lalai dalam pengelolaan situs sejarah di Karawang.

Dijelaskan, sejauh ini banyak aset sejarah di Karawang yang dibiarkan terbengkalai dan rusak tanpa dikelola oleh Disparbud. Perhatian pemerintah daerah untuk mempertahankan objek sejarah itu sangat minim.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Selama ini mereka selalu beralasan tidak ada anggaran. Kalau tidak dianggarkan, bagaimana mau ada anggaran,” ujar Koordinator Pemred, Yuda Febrian saat ditemui SpiritNews, Selasa (24/7/2018).

Pada hari Minggu (22/7/2018) lalu, pihaknya melakukan kerja bakti di bekas Gedung Kewedanaan Rengasdengklok. Menurutnya, gedung bersejarah tersebut kini hanya menjadi tempat parkir liar. Kondisnya hanya dianggap sebagai kawasan kotor dan tak bernilai oleh masyarakat, akibat tidak ada perhatian dari pemerintah daerah.

“Lantai kayu keropos, atap bocor, tembok pendopo retak dan banyak coretan. Kalau memang tidak ada anggaran di daerah, coba mereka rajin untuk berupaya ke tingkat provinsi atau pemerintah pusat,” katanya.

Diungkapkan Yuda, sangat disayangkan Gedung Kewedanaan Rengasdengklok yang penuh sejarah itu hanya jadi sarang tikus. Padahal seharusnya menjadi perhatian dan kebanggaan masyarakat maupun pemerintah daerah Karawang. Pasalnya, peristiwa penurunan bendera Jepang saat kedatangan Bung Karno dan Bung Hatta terjadi di tempat itu.

“Ini merupakan tempat yang sangat bersejarah sekali, kalau bukan kita masyarakat Karawang dan pemerintah daerah yang peduli, lalu siapa lagi?” katanya.

Bukan hanya Gedung Kewedanaan Rengasdengklok, menurut Yuda banyak aset bangunan bersejarah lainnya di Karawang yang dibiarkan begitu saja oleh Disparbud. Untuk itu, ia mendesak agar Bupati Cellica Nurrachadiana mengevaluasi kinerja pejabat Disparbud.(art)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60