Pemkab Subang dan Unisba Kerjasama Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • Whatsapp

Kabupaten Subang, spiritnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang bekerjasama dengan Universitas Islam Bandung (Unisba) untuk mengembangkan kualitas pendidikan.

Kerjasama itu dibuktikan dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Subang, Haji Ruhimat atau biasa di panggil Kang Jimat dengan Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH, selaku Rektor Unisba, Kamis (22/10/2020), di Halaman Belakang Pendopo Kabupaten Subang. Kerjasama ini dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Adapun ruang lingkup MoU itu adalah pengembangan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan peningkatan potensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan penelitian dan pengkajian, perencanaan dan pembangunan yang tepat, terarah, terpadu, dan berkelanjutan melalui kegiatan konsultasi dan pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dipandang perlu sesuai kesepakatan PARA PIHAK.

Rektor Unisba, Edi Setiadi, memastikan kesiapannya untuk membangun kampus baru di daerah Segitiga Rebana. Pembangunan di sana bukan hanya kampus tapi juga bisa rumah sakit dengan tipe D yang bisa digunakan mahasiswa untuk melakukan praktik menjadi pembantu dokter (co-assistan).

Dikatakan, selama ini dia telah berupaya mencari lahan baru untuk membangun rumah sakit di Bandung dan sekitarnya. Namun, kebutuhan lahan sekitar satu hektare cukup sulit didapat.

“Berdasarkan arahan dari Gubernur Ridwan Kamil, Unisba diminta membangun kampus maupun rumah sakit di daerah Segitiga Rebana yang dekat dengan bandara BIJB, salah satunya di wilayah Kabupaten Subang,” kata Edi.

Sedangkan, Kang Jimat menyambut baik rencana yang akan dilaksanakan oleh UNISBA, Pemkab Subang akan mendukung sesuai kemampuan apa yang diperlukan untuk membantu mewujudkan rencana tersebut. Terlebih sector kesehatan dan pendidikan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Subang, harapannya ada multiplier effect untuk masyarakat Kabupaten Subang.

Nota Kesepahaman Bersama tersebut berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak ditandatangani oleh PARA PIHAK dan dapat diperpanjang kembali berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK dengan ketentuan akan diadakan evaluasi terlebih dahulu terhadap hasil pelaksanaan Nota Kesepahaman Bersama secara menyeluruh untuk menentukan langkah lebih lanjut.(rls/red)

Pos terkait