Ketua dan Pengurus MUI Kota Bekasi Dikukuhkan

  • Whatsapp
spiritnews.co.id
banner 468x60

Kota Bekasi, spiritnews.co.id – Mengambil tema meneguhkan peran dan fungsi MUI sebagai Khadimul Ummah-Mulazimul Hukumah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi dikukuhkan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

MUI Kota Bekasi telah menetapkan Ketua MUI masa khidmat 2019-2024, yakni KH. Mi’ran Syafii beserta pengurus dilantik oleh Ketua MUI Provinsi Jawa Barat di aula KH. Noer Ali Islamic Center.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Terima kasih atas kehadiran Wali Kota dan seluruh undangan dalam rangka pengukuhan pengurus MUI 2019-2024, ucapan syukur memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT, alhamdulillah acara pengukuhan dan pengambilan sumpah berjalan lancar dan khidmat, semoga apa yang diamanahkan bisa dijalankan dengan Istiqomah serta menjadi ladang amal bagi kita semua,” ucap Ketua MUI Kota Bekasi, Mi’ran Syafii.

Dikatakan, Allah SWT telah menganugerahkan kita iman islam dan ini wajib kita jaga dan kita amalkan dengan ibadah serta perbuatan yang baik.

MUI berperan penting untuk menjaga dan mengawal ibadah serta melindungi umat islam. Mobilitas umat islam saat ini semakin besar, perlunya fasilitas – fasilitas ibadah yang suci dan layak bagi umat. Harus terciptanya fasilitas diruang publik agar umat islam bisa melakukan kegiatan ibadahnya.

“MUI dapat memiliki lembaga pendidikan yang diakui sebagai perguruan tinggi agar penerus- penerus ulama dapat tumbuh sehingga salah satu tugas MUI harus bisa memperbaiki akhlak agar di Kota Bekasi tidak ada lagi berita yang menyesatkan dalam hal ini hoax,” paparnya.

Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, KH. Rachmat Syafii, menuturkan bahwa menjadikan MUI bersinergi dengan Pemerintah Daerah serta mendukung program yang baik untuk umat dan harus bisa memberikan warna serta contoh terhadap ormas islam dan ulama, agar menjalin silaturahmi yang baik dengan sesama manusia sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“MUI harus menjadi contoh bagi umat sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga dan pengamalan nilai-nilai Pancasila bisa dijalankan,” pintanya.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, pada kesempatan tersebut menegaskan untuk kepentingan umat, tentunya pemerintah akan menyelaraskan program yang ada untuk mewujudkan Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.

“Kami akan menyelaraskan program yang ada dan pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan permintaan maaf terkait belum cairnya anggaran bantuan untuk MUI, ini teguran bagi saya dan SKPD yang membawahi MUI,” katanya.

Menurutnya, MUI ini merupakan wadah bagi seluruh ormas islam yang ada dan Kota Bekasi sendiri memiliki visi misi sebagai kota ihsan dan hal ini sangat sejalan apabila MUI Kota Bekasi bisa berperan aktif melakukan kaderisasi ulama muda sehingga Kota Bekasi sebagai kota yang ihsan dapat terwujud.

Program program Kota Bekasi juga telah mencanangkan program maghrib mengaji, meningkatkan saran prasarana seperti kemarin Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menyesuaikan amanat dari KH. Mursyid Kamil untuk mendirikan sebuah masjid yang kita beri nama beliau di area Stadion Patriot Candrabaga, insya Allah pada akhir tahun ini jadi dan secepatnya pada bulan Mei ini bisa diawali dengan salat tarawih pada bulan suci ramadan.

“Kami terus melakukan perbaikan diberbagai aspek, tentunya kami butuh saran dari para kyai agar program-program yang ada dapat terselaraskan dengan baik untuk menjadikan Kota Bekasi yang aman dan nyaman serta para investor dapat hadir di kota ini,” harapnya.

“Tentunya saya sebagai Walikota harus berdiri di semua ummat, harus bersikap adil. Membangun dan merajut kedamaian, menjalin persatuan dan kesatuan,” tegas Rahmat Effendi.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, KH. Rachmat Syafii bersama Sekjen MUI Provinsi Jawa Barat, KH. Fadani Akhyar Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairuman J. Putro, Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi, H. Mujani, Ketua Baznas Kota Bekasi, Faray Said, Ketua FKUB Kota Bekasi, Abdul Manan, Ketua PBNU Kota Bekasi, H. Madinah, Ketua PB Muhammadiyah, Sukandar Gozali.(giri)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60