Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar, Ratusan Pelajar Digembleng Bela Negara

  • Whatsapp

Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id – Sebanyak 100 pelajar dari 30 sekolah tingkat SMP, SMA/SMK di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengikuti penataran kedisiplinan, bela negara dan wawasan kebangsaan dari Muspida Karawang, selama satu pekan, di Makodim 0604 Karawang, Rabu (13/10/2021).

Para pelajar yang mengikuti penataran kedisiplinan, bela negara dan wawasan kebangsaan tersebut mayoritas merupakan pelajar yang memiliki catatan khusus di sekolah mereka masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Haryo Wibowo, mengatakan, penataran kedisiplinan berawal dari hasil koordinasi Muspida Karawang setelah melihat situasi terkini saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) banyak hal-hal terjadi yang tidak diharapkan seperti tawuran pelajar, balap liar, dan tindakan lain yang melanggar kedisiplinan sebagai pelajar.

“Nanti pelajar yang ikut dalam penataran ini mendapatkan pendidikan bela negara. Tak hanya latihan fisik, mereka juga mendapatkan latihan lain untuk membentuk mental dan karakter yang bertanggungjawab dan tidak merugikan orang lain,” kata Letkol Medi.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, mengatakan, untuk mengantisipasi tindakan mengganggu Kamtibmas yang dilakukan oleh pelajar, ia mengerahkan Polsek yang berkoordinasi dengan Camat, Koramil dan Satgas Pelajar untuk lebih aktif melakukan sosialisasi dan kampanye agar tidak ada lagi balap liar, dan tindakan merugikan lainnya.

“Kita juga bakal proses pelajar yang memang terbukti melakukan tindak pidana. Ini untuk efek jera agar tidak ada lagi tawuran, balap liar bahkan penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” kata AKBP Aldi.

Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, mengatakan, tujuan penataran kedisiplinan ini untuk membentuk karakter pelajar saling menyayangi dan menghindari kegiatan negatif.

“Ini bentuk rasa sayang kami kepada mereka agar ke depan mereka bisa menjadi orang yang tidak merugikan orang lain. Tawuran kemarin kan sampai ada korban. Ini jangan sampai terjadi lagi,” kata Bupati.(ops/sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait