Kabupaten Inta Jaya, spiritnews.co.id – Ksatria Yonif Para Raider (YPR) 305/Tengkorak kembali menyambangi Kampung Amaesiga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua.
Rombongan Ksatria YPR 305/Tengkorak yang dipimpin oleh Lettu Inf Imam Sembiring, bersama dengan Perwira Teritorial (Pater) Satgas, Letda Inf Syaepuloh diterima oleh warga Kampung Amaesiga dengan suasana yang hangat dan sangat bersahabat.
Anak-anak Kampung Amaesiga yang sedang bermain dan melihat kedatangan para Ksatria YPR 305/Tengkorak, langsung menghampiri. Hal ini karena mereka mengetahui bahwa pasti ada buah tangan yang dibawa para prajurit TNI Angkatan Darat ini.
Dengan senyum ramah dan tanpa komando, Letda Inf Syaepuloh dan prajurit lainnya langsung membagikan membagikan gula-gula kaki (permen kesukaan anak-anak) kepada seluruh anak-anak di Kampung.
“Semua dapat yo, tidak usah rebutan,” canda Letda Inf Syaepuloh kepada anak-anak Kampung Amaesiga, termasuk kepada orang-orang dewasa.
Selain gula-gula kaki (permen), Lettu Inf Imam Sembiring dan rekan-rekan juga membagikan buku tulis, pulpen, baju dan Alkitab kepada warga, sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka.
Bertinus Bagau, tokoh masyarakat Kampung Amaesiga yang juga dianggap sebagai Kepala Kampung oleh warga, turut senang dengan kehadiran prajurit YPR 305/Tengkorak.
“Saya berterima kasih kepada bapak-bapak tentara YPR 305/Tengkorak, yang sudah membagikan berkat bagi kami semua. Semoga silahturahmi dari bapak-bapak di Kampung Amaesiga ini, Tuhan Memberkati,” kata Bertinus.
Para Ksatria YPR 305/Tengkorak pimpinan Lettu Inf Imam mendatangi Kampung Amaesiga karena merupakan kampung terdekat dengan Posramil. Program silaturahmi ke kampung -kampung ini akan terus berlanjut ke kampung -kampung yang lain.
Dalam obrolannya dengan Bertinus dan warga lainnya, Letda Inf Saepuloh mengatakan, “Kami, dari Batalyon 305 Tengkorak datang ke kampung Amaesiga ini untuk silahturahmi dan membawa pesan Papua Penuh Damai, PAPEDA. Kami ingin Papua damai, tidak boleh ada ribut-ribut”.
“Semoga kedatangan kami di kampung Amaesiga ini, terus dapat diterima dengan baik seperti ini oleh semua warga. Kami ingin membantu warga kampung untuk bersama-sama membangun Kampung ini,” kata Letda Inf Saepuloh.
Setelah berbagi, para Ksatria YPR 305/Tengkorak kemudian terlihat asyik bersenda gurau dengan warga, termasuk anak-anak Amaesiga.
Papua Penuh Damai (PAPEDA), itulah yang harus terwujud di Papua, khususnya Kabupaten Intan Jaya, yang merupakan salah satu daerah di Papua yang mana, intensitas tindakan dan aksi-aksi brutal Kelompok Separatis (KST), masih cukup tinggi.(rls/red/sir)







