Divonis Menderita Gagal Ginjal, Abdul Majid Lalukan Ini !

  • Whatsapp

Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id – Abdul Majid (32) telah merasakan langsung manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sebelum divonis menderita gagal ginjal, ia menjalani hari-harinya layaknya kepala rumah tangga lainnya, bekerja di sebuah perusahaan swasta sebagai tulang punggung keluarganya. Namun keadaan berubah ketika suatu hari ia mengalami muntah-muntah selama beberapa hari.

“Awalnya saya kira hanya sakit biasa, waktu itu saya masih bekerja di perusahaan. Berobat diagnosa awalnya itu sakit lambung, hingga akhirnya saya ke rumah sakit dan diperiksa dengan tindakan yang lebih detail. Saya dinyatakan menderita gagal ginjal hingga harus menjalani tindakan hemodialisis atau terapi cuci darah di luar tubuh. Awalnya saya menolak dan tidak mau melakukan tindakan itu, pastinya saya kaget dan tidak terima. Tapi berkat dukungan dari dokter, tim medis, serta keluarga, akhirnya saya mau melakukannya untuk kebaikan saya juga. Alhamdulillah saya sudah terdaftar menjadi peserta JKN, seluruh prosesnya pasti dan nyaman dengan kartu JKN,” kata Abdul.

Bacaan Lainnya

Sejak saat itu, Abdul harus menjalani terapi cuci darah dua kali seminggu. Selain itu, Abdul juga harus rutin melakukan kontrol dengan dokter spesialis penyakit dalam dan mendapatkan beberapa obat yang harus dikonsumsinya. Ia mengaku tidak bisa membayangkan berapa biaya yang harus ia keluarkan setiap minggunya.

“Seluruh biaya mulai dari cuci darah, kontrol dokter, obat-obatan, hingga tindakan lainnya selalu ditanggung oleh Program JKN. Kini saya sudah menjadi peserta mandiri karena sudah tidak sanggup lagi bekerja. Saya terdaftar dengan hak rawat inap kelas 3, saya hanya perlu membayar 35 ribu rupiah untuk setiap orang dalam kartu keluarga saya. Saya sadar jika hanya mengandalkan biaya dari kantong saya sendiri, sampai kapan pun tidak akan cukup untuk membayar semua pengobatan saya. Oleh karenanya saya mengucapkan alhamdulillah, terima kasih yang sangat besar kepada peserta lain yang telah bergotong royong membantu biaya pengobatan saya,” katanya.

Abdul pun hanya bisa berharap agar kondisi tubuhnya semakin baik dan dapat kembali bekerja agar dapat memberikan nafkah kepada keluarganya seperti sedia kala. Abdul juga berharap agar Program JKN dapat terus berjalan, karena baginya, dampak keberadaan Program JKN sangatlah besar.(ybs/ops/sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait