Santa Clara, spiritnews.co.id – Pada ajang RoboCup 2026, kompetisi robotika terkemuka di dunia, tim-tim yang berlaga menggunakan robot humanoid Booster Robotics menyapu bersih seluruh gelar juara di divisi Kecil, Menengah, dan Besar.
Tahun ini, sebanyak 59 tim dari seluruh dunia berpartisipasi dalam ajang RoboCup 2026, 38 di antaranya berlaga menggunakan robot Booster, termasuk namun tidak terbatas pada Badger Bots (AS), Bahia Robotics Team (Brasil), Berlin United (Jerman), B-Human (Jerman), HTWK Robots (Jerman), HULKs (Jerman), Inha-United (Korea Selatan), KURA (UEA), NUbots (Australia), Pumas (Meksiko), RedbackBots (Australia), RFC-Tsudanuma (Jepang), Rhoban (Prancis), RoboEireann (Irlandia), Robo-Erectus (Singapura), Ruhrbot Devils (Jerman), rUNSWift (Australia), SPQR Team (Italia), Tech United (Belanda), UT AustinVilla (AS), whIRLwind Amsterdam (Belanda), dan lain-lain.
Sang Juara di Balik Para Juara
Meluasnya adopsi ini menandai perubahan mendasar pada apa yang menjadi ukuran kompetisi robotika, dari “siapa yang mampu membangun robot” menjadi “siapa yang mampu menjadikan robot lebih cerdas.” Pada tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar sumber daya litbang (Penelitian & Pengembangan) tim tercurah untuk membangun robot dari nol, dengan fokus utama pada perancangan mekanis, pengembangan perangkat keras, dan kontrol lokomosi dasar.
Tahun ini menjadi titik balik yang jelas. Tim-tim terkemuka mencurahkan hampir seluruh perhatiannya untuk mendorong batas kemampuan persepsi, pengambilan keputusan secara waktu nyata, dan koordinasi multi-agen. Sementara itu, Booster Robotics berperan sebagai platform yang mendasarinya.
Perusahaan ini terus menyempurnakan kemampuan lokomosi inti pada kaki dan telapak kaki robot, sekaligus meningkatkan keandalannya dalam berlari dengan kecepatan tinggi, berhenti dan berbelok secara mendadak, bangkit kembali setelah terjatuh, serta bergerak tanpa henti. Pemisahan antara perangkat keras dan perangkat lunak ini memungkinkan kode yang kompleks bekerja secara andal di dunia nyata.
Booster Robotics Membangun Ekosistem Kecerdasan Terwujud Global
Booster Robotics baru-baru ini meluncurkan Booster Studio, lingkungan pengembangan terpadu (integrated development environment/IDE) pertama di dunia yang dirancang khusus untuk kecerdasan terwujud. Platform terpadu ini memungkinkan para insinyur, peneliti, dan pengembang di seluruh dunia untuk memprogram, menyimulasikan, dan menerapkan perilaku robot humanoid dengan lebih efisien.
Pada saat yang sama, perusahaan ini secara resmi meluncurkan Booster Champion 3v3 Soccer Tournament (champion.booster.tech/?lang=en). Turnamen ini mengundang para pengembang dan penggemar kecerdasan terwujud dari seluruh dunia untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan bersama-sama membangun masa depan kecerdasan terwujud. Di masa mendatang, cakupan kompetisi ini akan diperluas ke berbagai skenario dunia nyata lainnya.
Salah satu tim termuda di RoboCup 2026 berasal dari Pui Ching Middle School (Makau). Dengan menggunakan Booster Studio, para pengembang muda ini mampu mengembangkan, melatih, dan memvalidasi algoritma mereka di lingkungan digital yang sangat realistis, lalu menerapkannya langsung ke robot sungguhan dengan mulus.
Mulai dari universitas riset papan atas dan laboratorium terkemuka hingga pengembang biasa dan tim pelajar, ekosistem pengembangan kecerdasan terwujud yang terbuka dan kolaboratif kini tengah terbentuk.(rls/red/ops/sir)







