Nelayan Kecewa, Menteri Susi Pudjiastuti Didesak Mundur

  • Whatsapp

Jakarta, SpiritNews-Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) merasa kecewa dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Karena, dianggap merugikan nelayanan, khususnya di Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Peraturan Menteri (Permen) Nomor 71/2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat ytangkap ikan di wailayah pengelolaan perikanan di Neagara Indonesia, dianggap mempersulit nelayanan dalam mencari ikan.
Selain itu, lambatnya proses perizinan nelayanan menjadi catatan buruk bagi KKP. Karena, tak sedikit nelayan yang enggan melaut, sehingga tak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
DPD HNSI Jabar meminta agar Menteri Kelauran dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengundurkan diri dari jabatannya jika tak mampu menyejahterakan nelayan.
“Kami tetap mengapresiasi kebijakannya yang telah melindungi ikan, meski tidak mampu melindungi nelayan yang seharusnya sesuai dengan amanat undang-undang tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan,” ungkap Sekretaris DPD HNSI Jabar, Nurodi saat konferensi pers di Cirebon, Jumat (5/5/2017).
Dikatakan Nurodi, kondisi saat ini nelayan di Jabar mengalami keterpurukan. Padahal, Nawacita Jokowi yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia merupakan angin segar bagi nelayan.
Sayangnya, sambung Nurodi, harapan tersebut sirna setelah kebijakan yang ada malah menyulitkan nelayan.
Selain itu, HNSI juga mmeinta agar tidak adanya kriminilisasi terhadap nelayan. “Kita juga ingin ada sinergi dengan Kementrian Koperasi dan UKM, agar ada pembinaan terhadap nelayan demi peningkatan kesejahteraan melalui pengelolaan koperasi perikanan atau KUD Mina. Karena ini satu-satunya lembaga ekonomi nelayan,” tandasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *