Warga Bengle Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dibiarkan Pemerintah Isolasi Mandiri

  • Whatsapp

Kabupaten Karawang, spiritnews.co.id  – Salah seorang pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di Karawang mengaku belum mendapatkan perhatian dari Satgas Covid-19, khususnya Gugus Tugas Kecamatan Majalaya. Pasalnya, pasien tersebut sudah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat dicek di salah satu rumah sakit yang ada di Karawang.

MS, Pasien warga Perum Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, mengatakan, dirinya sudah dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 dengan status OTG.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak pernah ditanya tentang perkembangan kesehatan dari Satgas maupun Dinas Kesehatan selama saya diisolasi mandiri sudah 14 hari di rumah, dan hanya ada yang bertelepon saya akan dijemput tapi sampai 14 hari kenyataannya saya tidak dijemput,” kata MS saat mengirimkan pesan suara melalui WhatsApp, Sabtu (12/12/2020).

Ketua Pemuda Batak Bersatu PAC Majalaya, Ronni Afriandi Sitanggang, mengatakan, sangat menyayangkan kelalaian gugus tugas di wilayah Majalaya khususnya Desa Bengle sudah begitu banyak yang terpapar Covid-19. Namun tindakan untuk pencegahan dan penanggulangan sangat minim sekali.

“Jangan sampai wilayah kita ini menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Kita juga prihatin atas keterlambatan penanganan/perhatian terhadap pasien yang jelas-jelas terkonfimasi Covid- 19,” kata Ronni.

Dikatakan, pihaknya menemukan salah seorang pasien Orang Tanpa Gejala (OTG). kronologisnya pada Kamis (26/11/2020) pasien tersebut dinyatakan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19 dari salah satu rumah sakit yang ada di Karawang dan pihak rumah sakit sudah memasukkan data pasien ke sistem covid-19 Karawang.

“Kami datangi Puskemas Majalaya pada Senin (7/12/2020) siang hari, sangat mengejutkan data pasien tersebut baru masuk pada Minggu (6/12/2020). Ada yang tidak sinkron data yang dimasukkan rumah sakit sampai ke tingkat Puskesmas. Kami berpendapat tidak baik sistem tersebut padahal sudah berbasis online,” tegasnya.

Dijelaskan, pasien terkonfirmasi Covis-19 harus segera ditangani oleh Gugus Tugas, jangan sampai pasien harus isolasi mandiri yang bisa berdampak pada keluarga dan warga sekitar.

“Gugus tugas harus bertindak tegas dan cepat mengambil tindakan. Jangan sampai warga terbebani, selama ini yang kita tahu masyarakatlah yang secara swadaya membatu keluarga selama isolasi mandiri.Mirisnya, selama isolasi mandiri belum ada dari pihak puskesmas dan gugus tugas yang memberikan bantuan obat atau menanyakan kondisi pasien tersebut,” tandasnya.

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengatakan, pasien tidak boleh isolasi mandiri di rumah walaupun tidak bergejala dan masyarakat tidak boleh menanggung biaya karena adanya pasien yang isolasi mandiri.

“Kalau tempat isolasi sudah penuh, kita sewa hotel lagi agar semua pasien bisa diisolasi dan dilayani oleh pemerintah sampai penuh,” ucap Cellica saat masuk hari pertama kerja, usai jalani cuti kampanye Pilkada, Jumat (11/12/2020).(ybs)

Pos terkait