Philadelphia, spiritnews.co.id – Datavault AI Inc. (Nasdaq: DVLT), pemimpin dalam teknologi monetisasi data, verifikasi kredensial, dan keterlibatan digital, mengadakan perjanjian sewa selama 5 tahun dengan Commerce Square Partners – Philadelphia Plaza L.P, untuk ruang sewa seluas sekitar 23.037 kaki persegi yang berlokasi di lantai 24, 2005 Market Street, Suite 2400, One Commerce Square, di Philadelphia, Pennsylvania.
Perjanjian sewa yang ditandatangani pada 6 November 2025 ini menetapkan kantor pusat permanen Datavault di Philadelphia dan menggantikan ruang kantor sementara sebelumnya. Perjanjian tersebut mencakup biaya sewa dasar bulanan sekitar $48.000 dolar, dengan kenaikan tahunan dalam jumlah wajar. Langkah ini menjadi landasan strategis bagi kelanjutan ekspansi perusahaan di teknologi kecerdasan buatan (AI), tokenisasi data, dan verifikasi kredensial digital.
Belakangan, muncul spekulasi di kalangan pelaku short selling (jual kosong) di dunia maya yang mempertanyakan apakah perjanjian sewa tersebut telah rampung atau tidak. Datavault menegaskan bahwa meskipun penyerahan dokumen berlangsung beberapa hari lebih lambat dari perkiraan awal, transaksi tersebut telah dilaksanakan sepenuhnya sesuai dengan prosedur standar. Salinan perjanjian tersebut terlampir pada Laporan Terkini di Formulir 8-K yang diserahkan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada tanggal 7 November.
“Kantor pusat kami di Philadelphia bukan sekadar alamat baru, melainkan lambang dari kesungguhan kami. Terlepas dari berbagai rumor yang beredar, kami terus menepati setiap janji yang telah kami buat kepada para pemegang saham. Pengesahan perjanjian sewa ini mencerminkan pertumbuhan kami, transparansi kami, serta komitmen kami untuk membangun nilai jangka panjang dalam ekonomi berbasis data. Landasan bagi tahap ekspansi kami berikutnya kini telah terbentuk,” kata Nathaniel Bradley, CEO Datavault AI.
Kantor pusat baru ini akan menjadi pusat kegiatan utama bagi tim pengembangan, penjualan, dan operasional Datavault. Perusahaan berencana memanfaatkan ruang tersebut untuk mempercepat integrasi di tingkat korporasi, mendukung keterlibatan klien, serta memperkuat kemitraan di seluruh ekosistem ekonomi berbasis data.
Philadelphia dipilih sebagai lokasi kantor pusat karena menyediakan akses ke beragam talenta di bidang teknologi, infrastruktur yang kuat, serta lebih dekat dengan beberapa institusi keuangan dan akademik besar.(rls/red/ops/sir)







