Bupati Subang Daulat Tiga Warganya Menjadi Pahlawan Keluarga dan Lingkungan

  • Whatsapp

Kabupaten Subang, spiritnews.co.id – Bertepatan di Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mendaulat tiga warganya menjadi Pahlawan Keluarga dan Lingkungan.

Terbukti, ketiga warga tersebut diundang Bupati Subang H. Ruhimat atau Kang Jimat beserta Istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, ke Rumah Dinas Bupati. Ketiga warga itu adalah Miah warga Cisalak didaulat sebagai Pahlawan Lingkungan atas kontribusinya atas kebersihan sungai di Cisalak.

Bacaan Lainnya

Ridwan Fauzan warga Purwadadi, didaulat sebagai Pahlawan Keluarga atas dedikasinya membantu perekonomian keluarganya sepeninggal ibu bapaknya, dan Alit warga Cibogo seorang janda yang memiliki kontribusi besar dalam membesarkan anaknya seorang diri setelah sepeninggal suaminya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Jimat dan istri mengajak ketiga warga itu untuk makan bersama. Kang Jimat dan Mimih (istri Kang jimat) melayani ketiga warga tersebut dengan menakarkan nasi dan ikan ke piring dari ketiga warga bersama dengan Ibunda Kang Jimat. Setelah makan bersama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama ketiga warga.

Miah mengaku, merasa senang atas undangan Kang Jimat. Ia mengaku membersihkan aliran sungai di Cisalak sejak saat suaminya masih ada, hingga suaminya meninggal dunia.

“Saat ini, saya tinggal bersama cucu dan saya membersihkan sungai ketika cucu saya ada di rumah untuk menjaga warung,” kata Miah.

Ridwan Fauzan berterimakasih dan merasa senang dapat bertemu Bupati. Ia memiliki 3 orang adik yang masih bersekolah dan dibiayai sendiri. Ia bekerja sebagai tukang cukur harian yang dipanggil apabila keadaan salon tengah ramai. Karena ia lebih mementingkan kebutuhan adik-adiknya dibandingkan dirinya sendiri.

“Saya menginginkan adik-adik memiliki masa depan yang cerah dan mampu membanggakan kedua orang tuanya yang telah meninggal,” kata Ridwan.

Sedangkan, Alit mengaku telah ditinggalkan oleh suaminya sejak 6 tahun yang lalu. Ia mencari uang dengan berjualan dan bekerja sebagai buruh cuci untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Meskipun di tengah keterbatasan, saya tetap semangat dan tetap berusaha untuk dapat menghidupi kebutuhan anak-anak. Saya berharap, anak-anak menjadi anak yang sukses,” kata Alit.

Atas nama pemerintah dan pribadi, Kang Jimat mengucapkan terima kasih kepada Miah yang telah membersihkan aliran sungai, karena dapat menghindarkan lingkungan dari bencana.

Ridwan untuk tetap semangat dan membimbing adik-adiknya sehingga kedepannya mereka dapat menjadi anak yang sukses. Alit diharapkan dapat terus menjaga anak-anaknya sepenuh hati, sehingga anak-anaknya memiliki masa depan yang cerah dan menjadi anak yang sukses.

Kang Jimat juga menceritakan kisah hidupnya bersama ibundanya. Ia dulu merupakan seorang yang hidup dalam kesulitan. Ibundanya merupakan buruh cuci, sama seperti Ibu Alit. Namun, dari situlah dirinya terus berusaha dan berdoa, sehingga akhirnya saat ini mampu menjadi seorang Bupati.

Kang Jimat menyampaikan, pejuang pada jaman dahulu adalah pahlawan melawan penjajah untuk mendapatkan kemerdekaan. Tapi pahlawan saat ini, adalah orang yang mampu berjuang untuk keluarga, orang lain, dan dirinya sendiri.

Kang Jimat berharap, apa yang dilakukan oleh ketiga warga tersebut menjadi ibadah dan juga motivasi bagi warga lainnya. Setelah itu, Kang Jimat memberikan bantuan kepada para warga sebagai “Kanyaah dan kadeudeuh”, salah satunya adalah bantuan dari bank BJB sebagai mitra perbankan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang.(sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait