Sinkronisasi Program YESS dengan Petani Milenial, Pemkab Subang Fokuskan Pembangunan Pertanian

  • Whatsapp

Kabupaten Subang, spiritnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mensosialisasikan program petani milenial, agar bisa melaksanakan pembangunan di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan yang terintegrasi.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Petani Milenial Provinsi Jawa Barat, di Aula BP4D Subang, Rabu (10/11/2021).

Bacaan Lainnya

Penyelenggaraan sosialisasi ini merupakan momen yang sangat strategis untuk mengkonunikasikan dan mengkokrdinasikan rencana pelaksanaan pembangunan di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan yang terintegrasi serta mampu menjawab isu-isu strategis.

“Tahun 2021 merupakan tahun ketiga bagi Pemkab Subang dalam mengupayakan pencapaian visi “Kabupaten Subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter”. Pembangunan pertanian dan perikanan harus lebih cermat dan terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat secara tepat dan dapat dipertanggung jawabkan,” katanya.

Jika dilihat dari sisi potensi sumber daya alam yang ada, kata Asep, Kabupaten Subang yang secara komparatif wilayah bisa dikatakan unggul jika dibandingkan dengan daerah sekitarnya, hanya saja dari sisi saing dan inovasi belum bisa optimal. Di sisi lain kualitas sumber daya pertanian yang ada cenderung dikuasai oleh petani-petani yang sudah berusia lanjut, oleh karena itu dengan sumber daya yang ada akan sulit untuk bisa berkompetisi.

“Program petani milenial dari Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menjadi wirausaha muda tangguh,” ujarnya.

Sedangkan program petani milenial dari Kementerian Pertanian melalui program YESS sudah berjalan dengan baik di Subang. Berdasarkan laporan Dinas Pertanian, sudah dilatih sebanyak 1.300 orang untuk mengikuti pelatihan motivasi bisnis, literasi keuangan, start up, proposal bisnis dan pemagangan.

“Usaha pertanian dan perikanan yang dilaksanakan secara terpadu akan membawa dampak terhadap kemajuan di Jawara Pakaya, Jawara Miara, Jawara Wisata dan Jawara Niaga,” ungkapnya.(sir)

Editor: Lassarus Samosir, SE

Pos terkait