Polisi Tembak Mati Pelaku Tindak Pidana Sabu dan Ganja

  • Whatsapp
spiritnews.co.id
banner 468x60

Kabupaten Aceh Utara, spiritnews.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Utara menangkap dua orang dalam kasus pelaku tindak pidana narkotika jenis Sabu 31,94 gram dan ganja 11,46 gram.

Kasat Resnarkoba, Polres Aceh Utara, AKP. M. Daud, mengatakan, salah satu tersangka tewas ditembak karena melawan dengan mencabut pisau belati dan menghujat kearah petugas.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Penangkapan pelaku itu dilakukan pada Senin (24/2/2020) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelumnhya, kami mendapat informasi bahwa di rumah ladang milik tersangka alm Saleh Bin Arifin, di Desa Banten, Kecamatan Cot Girek sering terjadi transaksi narkoba,” kata Daud saat menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Utara, Selasa (25/2/2020).

Diakuinya, berdasarkan informasi tersebut dan surat perintah tugas melakukan penyelidikan dari hasil penyelidikan. Hasil penyelidikan ternyata benar adanya bahwa pelaku sering melakukan transaksi narkoba dirumah tersebut.

Kemudian pada pukul 21.00 WIB anggota melakukan pengendapan dan penggerebekan di lokasi TKP dan di rumah ketika dilakukan penggerebekan ditemukan kedua tersangka atas nama alm Saleh bin Arifin (selaku pembeli) dan tersangka Indra Bin Rusli (selaku penjual barang) dan sedang memaket barang bukti jenis sabu.

“Pada saat petugas melakukan penggerebekan dan penangkapan tersangka Saleh bin Arifin melakukan perlawan melawan dan mengejar petugas lalu menembak keatas sebanyak 2 kali namun tersangka tetap melawan dan mengejar petugas dan oleh petugas melakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak ke arah pahak tersangka sebanyak satu kali,” katanya.

Dan tersangka IR ketika digeledah badan ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja dan dan sabu dikantong jelana dibawa ke Polres Aceh Utara. Sedangkan tersangka Alm Saleh bin Arifin (alm) dibawa ke Puskesmas Batu XII Kecamatan Cot Girek, selanjutnya dirujuk ke RSU Cut Mutia Lhoukseumawe.

“Namun sesampainya ambulan berada di Lhoksukon dan ketika dicek oleh petugas ternyata tersangka telah meninggal dunia kemudian jenazah oleh anggota beserta ambulan dibawa ke puskesmas Lhouk sukon untuk pemeriksaan visum et repertum dan jenazah berada dipuskesmas untuk dijepot oleh keluarganya,” ungkapnya.(mahdi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60