Forkopimda se-Aceh Setujui Rancangan Pergub Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
spiritnews.co.id
banner 468x60

Kota Banda Aceh, spiritnews.co.id – Rancangan Peraturan Gubernur Aceh tentang Peningkatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Aceh akhirnya disetujui seluruh pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan kabupaten/kota se-Aceh.

Pergub itu dinilai bisa menjadi payung hukum bagi petugas di seluruh Aceh untuk menegakkan aturan terkait kedisiplinan masyarakat dalam rangka menghindari penyebaran Covid-19 di Aceh.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Perencanaan Pergub ini bagus sekali. (Pergub) ini menjadi jawaban atas keadaan di Aceh yang kita ketahui terjadi peningkatan kasus (covid-19) yang luar biasa,” kata Wali Nanggroe Aceh, Tengku Malik Mahmud Al-Haythar, dalam rapat Video conference Forkopimda Aceh dengan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Aceh dalam rangka mendukung percepatan penanganan covid-19 di Aceh, Senin (10/08/2020).

“Secara umum, kami telah menerima dan membaca draft Pergub yang merupakan turunan dari Inpres ini. Kami di kodam siap menjalankan Inpres dan Pergub yang telah dikonsep ini dan Kodam Iskandar Muda siap mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” kata Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hasanuddin.

“Pergub menjadi payung hukum bagi kami untuk menegakkan aturan. Prinsipnya kami siap mendukung penegakan aturan sesuai Pergub, sesuai dengan Inpres No. 6 tahun 2020,”  kata Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada.

Rancangan Peraturan Gubernur yang dibahas bersama Forkopimda Aceh dan Forkopimda Kabupaten/Kota tersebut merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Peraturan Gubernur tahun 2020 tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan penanganan dan pencegahan Covid-19, sehigga masyarakat Aceh tetap produktif dan aman dari Covid-19 dalam beraktivitas untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan, melihat perkembangan kasus positif covid-19 di Aceh selama beberapa waktu ini cukup mengkhawatirkan membuat pemerintah perlu mengamb il langkah yang cepat dan tepat untuk mencegah meluasnya penularan serta memastikan masyarakat yang terjangkit covid-19 dapat terlayani dengan baik.

“Saya berharap agar di setiap RSUD kabupaten dan kota juga segera menambah kapasitas ruang Pinere, sehingga target penyediaan 655 tempat tidur, yang terdiri dari 160 tempat tidur di RSUDZA dan 495 tempat tidur di RSUD di kabupaten dan kota dapat kita capai sebelum 15 Agustus 2020,” kata Nova.

Ruang Pinere di RSUD kabupaten dan kota ini nantinya akan dipergunakan untuk merawat pasien dengan gejalan ringan sampai sedang. Selain itu, pemerintah Kabupaten/Kota juga diharapkan untuk dapat menyiapkan ruang observasi bagi OTG dengan target lebih dari 1.000 tempat tidur di seluruh Aceh.

“Sedangkan untuk penanganan pasien COVID-19 dengan kondisi berat, kita fokuskan pada RICU RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Karena untuk mengoperasikan RICU membutuhkan tenaga medis dan peralatan khusus yang ketersediaannya terbatas,” kata Nova.(mah)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60